Apa iya kegagalan itu keberhasilan yang tertunda? percaya? iya iya, saya
percaya, kalimat ini biasanya menjadi jargon di sampul-sampul buku wkkw, tapi
apa sih makna kalimat itu? yok kita bahas,
Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, menurut perspektif saya, suatu
kegagalan itu jangan dipandang sebelah mata, iya sih kegagalan itu menyakitkan
tapi di balik kegagalan kita bisa mempelajari berjuta sensasi pengalaman yang
membuat kita semakin tough menjalani kehidupan yang keras, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa
keberhasilan a.ka. kesuksesan juga mengantarkan kita pada hal-hal yang
menyenangkan dan berjuta pengalaman, tetapi dibalik keberhasilan itu pasti ada
proses yang melelahkan yaitu KEGAGALAN, rintangan yang mengkuatkan kita dan
membuat diri kita pantas untuk dimuliakan di mata sang maha kuasa, perlu
diketahui, bahwa yang datang dengan mudah akan hilang begitu cepat, tetapi yang
datang dengan susah payah akan belajar mempertahankan, mungkin kegagalan juga
adalah suatu hal yang kita butuhkan untuk lebih mengkokohkan apa yang telah
kita perjuangkan sebelumnya, seperti halnya rumah, naungan untuk para makhluk
hidup di kala lelah menghadapi dunia, jikalau rumah yang memiliki standar di
atas rata-rata maka tentunya memiliki pondasi yang kuat dan kokoh, yang
dibangun dengan susah payah, atas kerja keras sang empunya rumah. Begitulah
dengan sebuah proses menuju keberhasilan ditempuh dengan susah payah bagi
setiap insan yang ingin berubah menuju kehidupan yang lebih baik.
Dibalik kegagalan ada berjuta pengalaman dan pembelajaran untuk
mempertahankan. Tetapi kita tidak diwajibkan untuk gagal dalam melakukan hal
yang sama, perlu pembelajaran dan proses pemikiran untuk memulai agar kesalahan
sama tidak terulang, tetapi hal ini tidak membatasi untuk memulai awal yang
baru.Perlu diingat bahwa Gagal di masa muda itu pembelajaran, tetapi gagal di
masa tua itu penyesalan, maksud dari pernyataan di atas adalah, di masa muda
kita mengambil kesempatan sebanyak mungkin dengan tidak pernah berkata tidak
karena dan tanpa taku akan kegagalan setelah itu mengambil hikmah dan
pembelajaran, tetapi jika kita gagal di masa tua karena kita tidak pernah
memaksimalkan masa muda maka kita gagal dalam suatu proses penting pembelajaran
hidup. Jadi kita kembali ke pepatah berakit-rakit kehulu berenang -renang
kemudia , bersakit-sakit dahulu baru senang kemudian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar