Selasa, 13 Mei 2014

K'13 a.k.a Kurikulum 2013

Beudds anak-anak yang taun kemaren baru ngelanjutin ke sekolah yang lebih tinggi atau MaBa mahasiswa abadi (mahasiswa baru), mungkin pada gak asing sama kurikulum 2013 atau K'13, kurikulum dua kosong satu tiga ini adalah adeknya K' kosong enam yang baru lahir pertengahan taun kemaren. Karena lahirnya pertengahan dan kemungkinan emak kurikulum gak ikut program Kb, maka sungsang lah anak ini lahir, selain memberatkan bidan-bidan a.ka siswa indonesia, juga memberatkan dokter-dokter a.ka guru se Indonesia dan rumah sakit a.ka *kebanyakan a.ka nih* sekolah negeri maupun swasta.
Sob, mentri pendidikan kita ini emang ngebuat anak-anak 20'an keatas jadi kucing percobaan (secara kita ini unyu dan sangar serta bar-bar maka digantilah dengan kucing, dan kucing pun gak ikut kb). Sejak K'13 ini diterapkan totalah penerbit - penerbit buku gempar, perlu perombakan metode belajar dan perevisian buku. Tapi, ada segi positif nya bagi para penerbit buku karena mereka punya sumber cedokan duit, secara kurikulum baru, buku revisi baru dan so pasti pelajar a.ka bidan lebih banyak mengeluarkan uang untuk beli buku-buku yang muahhal harganya dan yang pasti beratnya hampir separuh berat badan mpok nori, karena buku-buku untuk kurikulum K'13 gak ada yang jual di rongsokan *ketauan abis nyimeng di rongsokan*. Di K'13 ini, kelas 10 itu udah di tentuin jurusannya, mangga dua sok atuh, pasar minggu diaturi, IPA atau IPS udah ditentuin dari kelas 10 dengan mengikuti pelatihan Matematika dasar yang nilainya akan menentukan dimana kita nanti akan berada ataukah ilmu eksakta atau sosial. Selain itu, ada yang namanya Lintas Minat, ada yang bilang lintas minat itu enak, so kalo kita gak minat sama yang namanya matematika, lintas aja ke warung rental pes, gak minat ke kimia lintas aja ke warung soto. Ok *mulai serius* lintas minat ini misalnya kita lagi di jurusan ipa kita bisa juga ambil  pelajaran yang di jurusan ips atau gak kalo kita di jurusan ips kita bisa milih pelajaran di jurusan ipa. Belum lagi ada yang namanya peminatan, pendalaman minat ditambah ekskul wajib pramuka dan ekskul pilihan sesuai dengan kehendak.
Oh ya yang paling menyengsarakan dari K'13 adeknya K'06 ini adalah, dia minta susu dua kali!!!! eh salah ding, UN nya dua kali !! apa gak keriput tuh otak?!!! Katanya UN di kelas 11 dan UN untuk SMPTN di kelas 12.*benergaknih singkatannya?* Jadi selama di kelas 10 atau 1 SMA, peserta didik ini belajar materi kelas 11 SMA.
Menurut perspektif gue sih sebagai pengamat, untuk pelaksanaan perdana kurikulum 2013 ini terkhusus di sekolah gue kurang efektif, gak tau mungkin kurangnya sosialisasi atau gak kurang pemahaman aja dan menurut gue K'13 ini matang sebelum waktunya atau istilahnya kayak anak kecil udah di kasih BH. Lahirnya K'13 ini banyak menyengsarakan siswa , secara kebutuhan pokok udah mahal semua, ditambah lagi dengan kelahiran "amatiran" baru yang menyusahkan bagi kakak -kakaknya serta bapaknya. *mulai ngaco*
Udah deh, demikian pengamatan dari saya, mudah-mudahan gak ada manfaatnya. wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar